Tiga Komandan Baru Dalam Piala Sudirman 2017

Ada kejutan yang terjadi di Piala Sudirman 2017. Ya, karena akan ada tiga bintang top dunia bulutangkis yang telah siap untuk debut dalam menjalani tugas barunya sebagai komandan tim di kejuaraan bergengsi tersebut. Mereka adalah Kenneth Jonassen, Xia Xuanze dan Kang Kyung Jin.

 

Komandan Dalam Piala Sudirman 2017

Pada Piala Sudirman Cup di Gold Coast akan menjadi ajang besar pertama bagi ketiganya untuk memberikan komando, dalam perannya sebagai pelatih kepala tim Denmark,China dan Korea Selatan secara berurutan.

 

Dipaparkan oleh BWFBadminton.com, “Akan tetapi ketiganya memiliki tantangan yang berbeda-beda. Jonassen menangani line up yang sudah mapan dan tampil oke, Xia memiliki tim yang mengkombinasikan pengalaman dan pemain muda. Berbeda dengan Kang yang harus mengandalkan bakat mentah dari timnya.”

 

Kang yang merupakan salah satu komando, nampak antusias dengan tantangan yang harus dilewatinya  atas perannya yang penting dalam Piala Sudirman 2017. “Selalu ada awal dan akhir. Dan saya ingin melakukan yang terbaik untuk mengantar tim berjaya,” terangnya. Seperti yang diketahui, Kang dan timnya bergabung bersama dengan Taiwan dan Rusia, yang merupakan Grup B.

 

Menurut Kang, keterbatasan yang harus dihadapi oleh timnya, khususnya dalam konteksi personil tim, akan menjadi sebuah kesempatan pemain muda untuk menujukkan potensinya dan unjuk gigi.

“Anda tahu, sejarah Piala Sudirman itu penuh keajaiban. Kami mungkin kelihatan lemah dari segi peringkat dunia. Tapi saya harap, kami dapat mencapai ke final”. terangnya.

 

Kang memang menunjukkan sikap optimis untuk timnya. Walaupun untuk sampai di babak final memang tidaklah mudah, tapi timnya pasti akan berjuang dengan sekuat tenaga, agar dapat membanggakan berbagai pihak.

 

Kang, Xia Dan Jonassen, Tiga Komandan Baru Piala Sudirman 2017

Tiap grup memang memiliki tantangannya sendiri, tak hanya Kang yang memiliki rintangan, tapi Xia juga demikian. Tantangan bandar togel sgp yang dilewati Xia juga tak kalah besar. Karena mengingat, China memiliki tingkat dominansi yang cukup tinggi pada Piala Sudirman. Tak tanggung- tanggung, bahkan telah berhasil memboyong gelar kemenangan sampai 10 kali, padahal turnamen tersebut baru diadakan 14 kali.

 

Xia harus mampu untuk membawa China mendominasi lagi seperti kejuaraan sebelumnya dan hal itu tentu saja merupakan beban yang berat baginya. Xia menegaskan tekadnya untuk menjadikan turnamen kali ini sebagai kawah candradimuka dalam proses penggemblengan para pemain muda, yang masih membutuhkan banyak pengalaman dan proses pembelajaran untuk mengasah kemampuannya.

 

“Ada banyak tim tangguh di kompetisi ini dan kami takkan lengah. Kami punya banyak pemain muda. Kami sudah ketinggalan dalam memupuk pemain-pemain muda. Kami tak banyak pemain muda level tinggi. Tapi kami akan memberi kesempatan buat pemain masa depan dan kami harap mereka bisa memaksimalkan kesempatan yang ada,” kata Xia.

 

Selain Kang dan Xia, adapula Jonassen. Jonassen memang memiliki tim yang solid dari Lars Uhre. Tapi dia mengungkapkan, kalau dirinya harus waspada karena ada Indonesia dan India yang juga bergabung dalam Grup D bersamanya.

 

“Saya pikir tak ada yang baru dalam perkara tekanan, mengingat saya bisa dibilang ikut pegang komando tim Piala Thomas (tahun lau). Tapi dengan situasi saat ini tentu saja anda merasakan sedikit tekanan tambahan. Namun, saya merasa kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin mengingat jadwalnya padat. Kami tak boleh berpikir terlalu jauh ke depan karena fase grup sangat berat buat Denmark. Pengundian kami berat sekali, tapi kami akan siap untuk senin nanti”, jelas Jonassen.